

(Dental Check Up)
Pemeriksaan oleh dokter gigi kami untuk melihat kondisi gigi, gusi, dan rongga mulut kamu, serta mendiskusikan keluhan dan perawatan yang kamu butuhkan.

(Pediatric Dental Treatment)
Rangkaian tindakan untuk menjaga kesehatan gigi susu dan gigi tetap anak sejak dini, agar tumbuh kembang giginya sehat dan terhindar dari masalah gigi. Perawatan dapat berupa dental cleaning, topikal aplikasi fluor, tambal gigi, dan cabut gigi susu.

(Dental Scalling)
Tindakan pembersihan karang gigi (sisa makanan yang mengeras) serta plak yang menumpuk di permukaan gigi dan gusi, menggunakan alat ultrasonic scaler. Karang gigi dapat menyebabkan bau mulut, gusi berdarah, dan kegoyangan gigi. Sehingga diperlukan pembersihan karang gigi setiap 6 bulan.

Gabungan tindakan pembersihan karang gigi dan plak, tindakan membersihan stain / noda hitam gigi, serta polishing menggunakan brush dan pasta khusus.

(Dental Bleaching)
Prosedur memutihkan gigi yang kuning akibat makanan/minuman bewarna, menggunakan bahan khusus yang bekerja mengangkat noda dan warna kuning pada permukaan gigi, sehingga gigi tampak lebih cerah dan bersih, tanpa merusak lapisan alami gigi.

(Dental Restoration)
Prosedur memperbaiki gigi yang berlubang / rusak menggunakan bahan tambalan, serta mengembalikan bentuk anatomi dan fungsi gigi kembali seperti semula. Dengan penambalan gigi, kita dapat mencegah lubang menjadi lebih parah dan dalam.

(Dental Aesthetic Restoration)
Perawatan ini bertujuan untuk memperbaiki bentuk, warna, atau tampilan gigi (terutama gigi depan) agar senyuman kamu jadi lebih estetik. Tindakan ini cocok untuk kasus gigi patah yang minim, gigi dengan bentuk yang tidak rata, ataupun menutup celah kecil antara gigi.

(Indirect Veneer)
Gigi dilapisi dengan bahan tipis dari dental lab yang ditempel di permukaan depan gigi. Dengan lapisan ini akan memperbaiki warna, bentuk, celah atau ukuran gigi agar senyum tampak lebih estetik /cerah. Veneer akan membatu kamu makin percaya diri tiap senyum!

(Root Canal Treatment)
Ketika lubang sudah terlalu dalam, maka bakteri akan masuk mengenai saraf gigi. Prosedur PSA dilakukan untuk membersihkan bagian dalam gigi yang terinfeksi agar gigi yang sakit parah tetap bisa diselamatkan tanpa dicabut. Setelah prosedur PSA selesai, maka gigi dapat ditambal kembali.

(Tooth Extraction)
Jika kondisi gigi sudah tidak bisa diselamatkan, seperti lubang yang terlalu luas, gigi goyang, dan sisa akar, maka pilihan terakhir adalah mengangkat gigi tersebut agar mencegah infeksi lebih luas.

(Dental Crown)
Pada kasus lubang gigi yang besar, bahan tambalan gigi biasa tidak dapat digunakan. Alternatif agar dapat mengembalikan bentuk anatomi dan fungsi gigi adalah mahkota / crown. Crown akan menutup seluruh permukaan gigi asli untuk melindungi gigi yang rusak, patah, atau berlubang besar agar tetap kuat dan berfungsi normal.

(Dental Bridge)
Pada kasus kehilangan 1 atau 2 gigi, namun pasien tidak ingin menggunakan gigi palsu lepasan, maka Bridge dapat dipertimbangkan. Bridge akan bertumpu pada gigi sebelah kiri dan kanan dari gigi yang hilang. Bridge ini persifat permanen dan tidak perlu dilepas-pasang.

(Denture)
Gigi tiruan lepasan / gigi palsu yang bisa dilepas-pasang, digunakan untuk menggantikan gigi yang hilang / dicabut agar fungsi mengunyah dan penampilan tetap terjaga.

(Orthodontic Treatment)
Punya masalah gigi tidak rapi? Perawatan ortodonti / behel bisa digunakan untuk merapikan susunan gigi. Untuk merapikan gigi, ada beberapa jenis alat yang bisa digunakan yaitu behel / kawat gigi dan aligner transparan. Alat ini akan secara bertahap menggeser gigi ke posisi yang lebih ideal.

Layanan

(Dental Check Up)
Pemeriksaan oleh dokter gigi kami untuk melihat kondisi gigi, gusi, dan rongga mulut kamu, serta mendiskusikan keluhan dan perawatan yang kamu butuhkan.

(Pediatric Dental Treatment)
Rangkaian tindakan untuk menjaga kesehatan gigi susu dan gigi tetap anak sejak dini, agar tumbuh kembang giginya sehat dan terhindar dari masalah gigi. Perawatan dapat berupa dental cleaning, topikal aplikasi fluor, tambal gigi, dan cabut gigi susu.

(Dental Scalling)
Tindakan pembersihan karang gigi (sisa makanan yang mengeras) serta plak yang menumpuk di permukaan gigi dan gusi, menggunakan alat ultrasonic scaler. Karang gigi dapat menyebabkan bau mulut, gusi berdarah, dan kegoyangan gigi. Sehingga diperlukan pembersihan karang gigi setiap 6 bulan.

Gabungan tindakan pembersihan karang gigi dan plak, tindakan membersihan stain / noda hitam gigi, serta polishing menggunakan brush dan pasta khusus.

(Dental Bleaching)
Prosedur memutihkan gigi yang kuning akibat makanan/minuman bewarna, menggunakan bahan khusus yang bekerja mengangkat noda dan warna kuning pada permukaan gigi, sehingga gigi tampak lebih cerah dan bersih, tanpa merusak lapisan alami gigi.

(Dental Restoration)
Prosedur memperbaiki gigi yang berlubang / rusak menggunakan bahan tambalan, serta mengembalikan bentuk anatomi dan fungsi gigi kembali seperti semula. Dengan penambalan gigi, kita dapat mencegah lubang menjadi lebih parah dan dalam.

(Dental Aesthetic Restoration)
Perawatan ini bertujuan untuk memperbaiki bentuk, warna, atau tampilan gigi (terutama gigi depan) agar senyuman kamu jadi lebih estetik. Tindakan ini cocok untuk kasus gigi patah yang minim, gigi dengan bentuk yang tidak rata, ataupun menutup celah kecil antara gigi.

(Indirect Veneer)
Gigi dilapisi dengan bahan tipis dari dental lab yang ditempel di permukaan depan gigi. Dengan lapisan ini akan memperbaiki warna, bentuk, celah atau ukuran gigi agar senyum tampak lebih estetik /cerah. Veneer akan membatu kamu makin percaya diri tiap senyum!

(Root Canal Treatment)
Ketika lubang sudah terlalu dalam, maka bakteri akan masuk mengenai saraf gigi. Prosedur PSA dilakukan untuk membersihkan bagian dalam gigi yang terinfeksi agar gigi yang sakit parah tetap bisa diselamatkan tanpa dicabut. Setelah prosedur PSA selesai, maka gigi dapat ditambal kembali.

(Tooth Extraction)
Jika kondisi gigi sudah tidak bisa diselamatkan, seperti lubang yang terlalu luas, gigi goyang, dan sisa akar, maka pilihan terakhir adalah mengangkat gigi tersebut agar mencegah infeksi lebih luas.

(Dental Crown)
Pada kasus lubang gigi yang besar, bahan tambalan gigi biasa tidak dapat digunakan. Alternatif agar dapat mengembalikan bentuk anatomi dan fungsi gigi adalah mahkota / crown. Crown akan menutup seluruh permukaan gigi asli untuk melindungi gigi yang rusak, patah, atau berlubang besar agar tetap kuat dan berfungsi normal.

(Dental Bridge)
Pada kasus kehilangan 1 atau 2 gigi, namun pasien tidak ingin menggunakan gigi palsu lepasan, maka Bridge dapat dipertimbangkan. Bridge akan bertumpu pada gigi sebelah kiri dan kanan dari gigi yang hilang. Bridge ini persifat permanen dan tidak perlu dilepas-pasang.

(Denture)
Gigi tiruan lepasan / gigi palsu yang bisa dilepas-pasang, digunakan untuk menggantikan gigi yang hilang / dicabut agar fungsi mengunyah dan penampilan tetap terjaga.

(Orthodontic Treatment)
Punya masalah gigi tidak rapi? Perawatan ortodonti / behel bisa digunakan untuk merapikan susunan gigi. Untuk merapikan gigi, ada beberapa jenis alat yang bisa digunakan yaitu behel / kawat gigi dan aligner transparan. Alat ini akan secara bertahap menggeser gigi ke posisi yang lebih ideal.